Senin, 07 Desember 2015

Kekristenan dan Demokrasi


            Indonesia adalah negara yang berlandaskan hukum demokrasi yang hukumnya disusun dalam peraturan perundang-undangan. Demikrasi Indonesia juga digambarkan dalam pancasila.Karena itu saya berpendapat bahwa dengan adanya demokrasi semua orang atau rakyat Indonesia berhak mengambil bagian dalam negara ini. Demokrasi Indonesia yang saya tahu adalah terbuka dan tidak ada ketertutupan didalamnya. Oleh karena itu setiap apa yang terjadi di negara Indonesia sudah sewajaranya diketahui oelh rakyat Indonesai.
            Setiap orang berhak berdemokrasi atau mengutarakan semua pendapatnya dan bebas memeluk agamanya masing-masing. Kebebasan memeluk agama sudah disebutkan dalam pancasila nomor satu yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Demokrasi memeluk agama merupakan sesuatu yang diperdebatkan selama pembentukan Indonesai dan masih tetap ada samapai sekarang karena masih adanya peran orang-orang kristen dalam negara. "Dalam negara demokrasi semua agama yang ada di dalam negara tidak memasukkan syaritnya dalam undang-undang" seperti yang dikatakan oleh Viktor Mailangkay, anggota DPRD Sulut.[1]
            Saya berpendapat peran orang-orang kristen di negara Indonesia tidak hanya sekedar mengabarakn Firnan Tuhan tetapi juga harus dapat mengerti mengenai demokrasi yang ada di Indonesia. Saya menyadari orang-orang Kristen terlalu tertutup untuk masalah yang satu ini pada hal jika hal ini dibiiarkan begitu saja maka demokrasi di Indonesia hanya akan menjadi peraturan yang berlandaskan agama semata saja.
            Peran gereja sangat penting bagi jemaatnya utnuk membekali jemaat untuk dalam berbagai persoalan yang terjadai dalam masyarakat. Peran hamba-hamba Tuhan semakin membuka pikirannya mengenai sistem hukum yang sedang berjalan di negara Indonesia.
            Sikap toleransi terhadap sesama juga merupakan perwujudan dari negara demokrasi itu sendiri. Dengan terwujudnya relasi yang baik anatar sesama maka dampak yang ditimbulkan sangatlah besar bagi negara itu sendiri. Dari saya berpendapat bahwa kekurang orang-orang kristem adalah keterbukaan terhadap sesamanya. Orang-orang Kristen harus mengambil dampak yang baik bagi seluruh rakyat Indonesia baik yang sesama orang Kristen maupun dengan agama yang berbeda.
            Saya menyadari bahwa sebagai orang Kristen saya tida boleh terlalu fanatik dengan agama saya sendiri shingga menjauhi orang-orang tidak sesuai dengan agama saya. Sebagai orang Kristen saya harus menunjukkan kasih Kristus dalam diri saya dengan terbuka terhadap sesama manusia.




                [1] Stevri I. Lumintang, Re-Indonesianisasi Bangsa: Rakyat Menangis, Pemimpin Bangsa Tertawa, Ideologi Bangsa Dikhianati, Wilayah NKRI Digugat, Bangsa Dinodai Oleh Dosa Bangsa, Alam Dieksploitasi & Diterlantarkan, Agama Dipolitisasi & Negara Diagamaisasi, Cet. 1. (Batu, Jawa Timur, Indonesia: YPPII, Dept. Multimedia, 2009), 92.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pernahkah kamu berada dalam satu situasi di mana kamu tidak lagi tahu harus melangkah ke mana dan harus melakukan apa lagi? Setiap orang pa...